OLAH RAGA YANG BAIK UNTUK JANTUNG

ball-family

Benarkah Bermain Bola Baik untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah?

Main bola atau futsal sudah menjadi pilihan olahraga sebagian warga perkotaan. Nyatanya, studi terbaru menyebut olahraga rekreasional seperti itu lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali.

Manfaat main bola untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah setara dengan lari dan zumba. Rutin main bola memuat kadar kolesterol lebih rendah, tekanan darah terjaga, dan denyut jantung saat istirahat lebih baik.

Selain itu bermain bola bermanfaat untuk semua orang dari berbagai kalangan, jenis kelamin, usia hingga kebugaran. Tak perlu punya teknik yang hebat, main bola untuk rekreasional saja sudah memiliki manfaat baik.

Melihat manfaat olahraga sepakbola terhadap tekanan darah, denyut jantung saat istirahat dan kadar kolesterol. Dibandingkan dengan tidak berolahraga, tekanan darah orang yang main bola lebih baik.

Sepakbola memang bukan satu-satunya olahraga yang memberikan manfaat baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Meski begitu, sepakbola bisa jadi alternatif bagi mereka yang tidak menyenangi olahraga di gym. Karena selain merupakan olahraga yang sangat populer tapi juga murah, dan mudah dilakukan. Peraturannya pun tidak rumit, dan siapa saja bisa memainkannya.

 

Hati-hati Serangan Jantung Ketika Berolahraga

Olahraga sebenarnya baik untuk kesehatan tubuh terutama jantung. Olahraga yang baik untuk kesehatan jantung adalah olahraga yang bukan kompetitif seperti senam, jogging, renang, dan bersepeda, Olahraga yang kompetitif, seperti badminton, sepak bola dan olahraga permainan lainnya, bukannya tidak baik tetapi butuh energi yang lebih besar dari energi yang biasa diperlukan tubuh, karena kita akan berusaha meladeni atau bahkan mengalahkan lawan. Bagi yang tidak biasa rutin berolahraga kompetitif, yang sekali-sekali saja, itu berbahaya.

Selanjutnya berhubungan dengan kondisi metabolisme tubuh. Bagi anak-anak atau anak muda, karena kondisi metabolism tubuhnya masih bagus, biasanya tidak punya masalah dengan apa yang dimakan. Namun bagi orang yang usianya bertambah tua, umur di atas 30/40 tahunan misalnya, metabolism tubuh menurun, fungsi tubuh menurun, jika dia makan gorengan atau jeroan, lemak sangat mungkin akan menumpuk pada pembuluh darah sehingga terjadi menyempitan. Kalau sudah menyempit ini pasokan darah yang membawa oksigen berkurang.

Kondisi metabolisme tubuh yang menurun itu, ada yang menyadari ada yang tidak. Yang tidak sadar akan hal itu, tidak mengubah pola makan, sehingga lemak menumpuk pada pembuluh darah. Jika dipaksa melakukan olahraga kompetitif, yang memerlukan energi atau oksigen besar, pasokan oksigen ke jantung bisa jadi kurang karena pembuluh yang sempit, selanjutnya bisa menyebabkan sesak nafas, dan dada atau lengan atau bahu kiri sakit. Jika tidak ditangani dengan cepat bisa berakibat fatal.

Kondisi tubuh seperti itulah yang menyebabkan seseorang yang sudah berumur tua, tatkala bermain badminton atau olahraga kompetitif lainnya berpotensi terkena serangan jantung. Oleh karena itu kita harus sadar dan mulai melakukan perubahan-perubahan gaya hidup agar resiko tersebut bisa diminimalisir. Hal itu kita lakukan untuk diri kita sendiri, dan juga keluarga, ada anak dan istri yang hidupnya masih bergantung pada kita.

 

Kemudian, Apa yang Harus Dilakukan?

Pertama, mengubah pola makan. Pola makan termasuk mengatur asupan yang lebih baik. Mengurangi bahkan kalau bisa, tidak makan makanan berlemak dan bergoreng, hawatir ada lemak jahat yang berbahaya bagi tubuh. Sedangkan lemak yang baik adalah lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan. Namun konsumsi kacang yang berlebihan juga ga bagus karena akan memicu asam urat. Jadi makan secukupnya.

Kedua, Mengubah pola hidup, termasuk rajin berolahraga dan tidur yang cukup setiap malamnya. Pola hidup yang jelek biasanya tidak disadari oleh orang-orang produktif bekerja. Biasanya para pekerja lupa berolahraga dan tidak memiliki tidur yang cukup. Olahraga baik dilakukan seminggu 4-5 kali, dengan durasi 20 sampai 30 menit sehari. Sedangkan tidur setiap malamnya, usahakan 8 jam.

Ketiga, rutin melakukan cek darah. Ketika umur masuk 30 tahun mulailah rutin mengecek darah, paling tidak 3 hal yaitu kolesterol, gula darah, dan asam urat. Jika ada indikasi kadar berlebih segera konsultasikan dengan dokter, agar kemudian dilakukan treatment sehingga kadar menjadi normal kembali. Untuk gula darah standar 100, kemudian kolesterol 200, dan asam urat maksimal 7 bagi pria dan 6 bagi wanita. Berkonsultasi dengan dokter mutlak dilakukan. Jangan kita mengkonsumsi penurun tanpa arahan dari dokter. Bisa-bisa terjadi penurunan kadar secara drastis sehingga membahayakan tubuh.

Keempat, Bagi yang tidak biasa olahraga kompetitif, disarankan lebih memilih olahraga yang sendiri tanpa lawan seperti senam, jogging, renang, dan bersepeda. Mulailah dari yang ringan-ringan saja. Apabila anda gemar berolahraga yang kompetitif jangan berlebih dalam bermain, bermainlah untuk fun, agar tidak terlalu ngotot. Pahami kondisi tubuh. Jika merasa tidak fit sebaiknya jangan dilakukan.

Kunjungi dan konsultasikanlah kepada dokter. Cari tahu di Rumah Sakit terdekat di kota anda mengenai paket check-up kesehatan jantung karena biasanya ada beberapa rumah sakit yang menawarkan paket jantung seperti yang dilakukan oleh RS Lira Medika Karawang yang menawarkan Paket Jantung Sehat yang cukup terjangkau mulai dari paket Rp. 445.000 hingga yang terlengkap di paket Rp 1.200.000. Mengenal tubuh sedari awal dan mengubah pola makan dan pola hidup ke arah yang lebih baik bisa mencegah resiko sakit yang berbahaya seperti serangan jantung.

Semoga kita termasuk orang yang peduli terhadap kesehatan tubuh kita sendiri.